Let's join to open trip program
pendaki wanita indonesia

Travelustory

GO OUT & EXPLORE!

People getting engaged, married, and having babies
I'm like... What places I'am going to the next?

Europe

Siapa yang tak kenal Paris? Kota cantik yang dijuluki sebagai kota romantis dengan sebuah menara yang menjadi iconnya, merupakan destinasi paling diminati di dataran Eropa. Ibukota negara Perancis ini terkenal sebagai kota mode dunia, asal berbagai merk fashion terkemuka mulai dari Louis Vuitton sampai Hermes. Juga terkenal dengan French fine dining nya, cara makan yang penuh dengan tata krama. Singkat kata, tak ada yang tak kenal Perancis dengan segala keindahannya. Beruntung kali ini aku berkesempatan mengunjungi Paris, meski dalam waktu singkat, namun sudah berhasil mengecap sedikit keindahan negeri asal Croissant itu.

Story of My Journeys

Belanda

Belanda

Negara artifisial ini benar2 terlihat rata, super flat, sejauh mata memandang. Kiri kanan highway kebanyakan areal lahan pertanian maupun peternakan. Banyak terlihat kanal-kanal kecil (biasa disebut Dijk) yang berfungsi sebagai marka pembatas sekaligus sebagai sistem irigasi, membelah-belah lahan pertanian. Hewan ternak seperti sapi perah warna hitam putih layaknya gambar di kemasan tetrapack Susu Ultra terlihat merumput berkelompok atau bahkan duduk goler-goler santai. Kuda dan poni pun bertebaran di lahan hijau terbuka, seringkali bersebelahan dengan domba-domba berbulu gemuk ala Shaun the Sheep yang juga asyik merumput. Tak jarang terlihat kelompok penunggang kuda sedang berkuda santai di sepanjang jalur Dijk dengan jejeran pohon Birch di kanan kirinya. Bentuk rumah di Belanda khas dengan rumah mungil beratap tinggi runcing, kebanyakan dengan dinding berwarna coklat gelap dan list jendela warna putih. Meski sebenarnya yang paling asli Belanda adalah rumah berwarna hijau tua, yang kini hanya dapat ditemukan di sedikit area saja, seperti di Zaandam contohnya. Well, balik lagi dengan rumah pinggir jalan yang sedang saya ceritakan, kebanyakan rumah2 tersebut punya pekarangan yang tertata rapi dan pasti ada saja bunga nya. Karena orang Belanda terkenal dengan kegemarannya terhadap bunga, maka tak heran di setiap pekarangan mereka pun ada tanaman bunga.

Jerman

Jerman

Negara dengan luas berkali-kali lipat dari Belanda ini memiliki kontur daratan yang tak terlalu rata alias sedikit naik turun. Dengan rata-rata areal nya berupa hutan ber vegetasi empat musim di kanan kiri jalan, serta areal lahan pertanian yang sepi dari kumpulan hewan ternak seperti yang terlihat di lahan pertanian Belanda. Hanya beberapa kali terlihat kelompok sapi berwarna cokelat, yang saya tebak sebagai ternak sapi potong, sedang merumput di area peternakan. Rumah2 Jerman berbentuk compact besar dan beratap tinggi, memberikan kesan luas dan kokoh. Jarak satu rumah dengan rumah lain tidak begitu dekat bahkan seringkali dipisahkan oleh lahan pertanian. Namun ini saya hanya bercerita tentang apa yang terlihat di sepanjang highway ya, country side, bukan di pusat kota. Tentu kondisi perumahan nya akan terlihat berbeda dengan yang ada di pusat kota. Dan masih banyak terlihat lahan kosong tak terpakai yang isinya hanya semak belukar dan beberapa pohon. Mungkin saking besar nya wilayah Jerman, sampai masih banyak lahan yang tidak bertuan dan dimanfaatkan.

Travelustory

"Life is too short... So live it to the fullest, do what you want to do, no matter the consequences and just enjoy the time while it last!!"

"She writes her travel stories to share and inspire people to be brave and eager to travel. The world is too big for you to just stay in one place. Go out and explore!"

Logo Kecil Travelust

©2018 travelustory Designed by KominBanana. All Rights Reserved

Jl. Uluwatu, No.02, Kelan - Tuban-Bali
Email: admin@travelustory.id